Home » Posts tagged 'Tana Toraja'

Tag Archives: Tana Toraja

Mengajari Nilai Budaya ke Anak Melalui Destinasi Wisata

Kita tahu bahwa Negara Indonesia sudah terdiri langsung dari Negara Kepulauan yang berjumlah lebih dari 17.000 Pulau yang sudah terbentang langsung dari Tanah Aceh hingga Tanah Papua atau Sabang hingga Merauke. Jadi bisa dibayangkan dong, betapa besar dan luasnya negeri tercinta kita ini ! saking banyak dan luasnya hingga sudah menyebar kemana-mana, kalian pasti sadar dong setiap tetangga yang kalian miliki datang dari kebudayaan yang berbeda-beda ? sungguh, ini menjadi warisan budaya yang sangat melimpah bagi negara Indonesia. 

Bisa dikata apa ? Negara Cultural memang begini adanya. Walau begitu, adanya budaya di Indonesia ini banyak yang tergantikan dari kehadiran budaya Asing yang sudah masuk begitu bebas di Indonesia. Jika sedikit memutar memori semasa duduk di bangku SD, kalian ngaku deh pas pelajaran Seni Budaya, sering menyanyikan lagu daerah mana saja ? …. Jika sudah mengingatnya , maka coba tanya ke anak kalian semua yang masih sekolah apakah mereka tahu akan kehadiran dari lagu daerah tersebut ? jika tidak, maka mereka sudah termakan oleh hadirnya musik gaya Luar. 

Tidak heran jika semuanya mulai tergantikan dengan begitu cepat. Namun dalam hal ini kalian masih bisa kok untuk mengatasinya, yakni dengan mengenalkan nilai-nilai kebudayaan pada anak kalian masing-masing. Dan caranya kalian bisa mengajak anak ke tempat-tempat situs s128 yang memang masih sangat amat kental akan adat dan juga budaya yang dianut dan menjadikan ini liburan sekaligus edukasi berjalan nantinya. Kira-kira destinasi mana saja yang bisa diikuti ? cek top listnya di bawah ini… 

 

Memulai Destinasi Wisata ke Tana Toraja 

Toraja – Pulau Sulawesi yang menjadi sebuah daerah dengan letaknya ada di dalam provinsi Sulawesi Selatan. Tana Toraja sendiri sudah lama menjadi sebuah Destinasi Wisata yang sangat unik di Indonesia. Wisatawan yang datang tak hanya dari warga Lokal saja, melainkan dari wisatawan Internasional juga hadir. Mereka semua datang karena memang penasaran sekali akan tradisi dari adat, arsitektur adat sampai dengan Upacara Adat Toraja. 

Tana Toraja resmi di Huni oleh Suku Toraja yang sudah mendiami daerah Pegunungan. Dan mereka semua mampu dalam mempertahankan adanya Gaya Hidup yang khas. Bahkan mereka semua, masih memiliki pegangan hidup kuats pada gaya Hidup yang Austronesia yani berani dekat dengan alam. 

Kebudayaan dari Adat Istiadat – Seni Musik – Seni Tari – lalu ada juga Seni Sastra Lisan – Bahasa – Rumah dan Ukirannya – Tenunan sampai pada Kulinernya yang terjaga dan sangat amat tradisional. Dari sini Pemerintah Indonesia benar-benar selalu mengupayakan agar Tana Toraja bisa dikenal di dunia Internasional dan salah satunya dengan mencalonkan Tana Toraja ini ke UNESCO hanya sekedar menjadi situs dari warisan Dunia UNESCO. Lalu kebanyakan Masyarakat Tana Toraja ini hidupnya sebagai seorang Petani. Komoditas Andalan dari daerah ini tentu saja sayur-sayurannya, Kopi dan juga Cengkeh, sampai dengan Coklat serta Vanili tersedia disini. 

 

Berkunjung ke Tanah Papua yakni Festival Lembah Baliem 

Lalu langsung terbang saja ke bagian Timur Indonesia. Kawasan Papua sudah sering banget dianggap oleh banyak masyarakat sebagai daerah yang ketinggalan jaman dikarenakan, masih saja kental akan kebudayaan yang mereka miliki. Dalam hal ini justru saya bangga, karena mereka mempertahankan budaya tidak lekang dimakan oleh era Modernisasi. Yang membuat Tanah papua ini unik adalah kaya akan tanahnya dan juga cocok dijadikan sebagai sebuah destinasi wisata Edukasi dikarenakan banyak kebudayaan di dalamnya. 

Disana terkenalnya dengan Lembah Baliem dan ini adalah festival tahunan yang memang khasnya Papua. Festival tersebut nyatanya diambil langsung dari kepercayaan yang telah dianut oleh suku-suku  setempat. Salah satu kepercayaan yang diyakini adalah bahawa perang bukan hanya menjadi sebuah konflik belaka dalam memperjuangkan kepentingan dan juga kekuasaan belaka. Melainkan, disana menunjukan adanya simbol kemakmuran dan juga kesuburan. 

Hal ini tentu saja bisa bertentangan langsung dengan adanya misi dari perdamaian. Sebab itulah, sudah kurang lebih ada 20 tahun belakangan Pemerintah daerah Setempat telah memberikan adanya Sosialisasi pada Masyarakat sekitar mengenai adanya perdamaian antar suku. Lalu mulai dibuka Festival Lembah Baliem. Tujuannya sendiri agar nantinya bisa menggantikan perang antar Suku sehingga, ritual dari perang di pedalaman bisa beralih langsung menjadi sebuah kesenian yang sangat unik dan juga Indah. 

 

Seberang Pulau ke Bali , Pura Luhur Uluwatu 

Daerah Bali memang sudah dikenal langsung sebagai tempat yang memegang penuh akan kebudayaan yang sangat amat kuat dari jaman Nenek Moyang hingga sekarang ini. Banyak sudah pura atau tempat dari pemujaan para dewa bagi kepercayaan Agama Hindu yang berada di Bali. salah satunya yang paling terkenal disana adalah Pura Luhur Uluwatu. 

Pura ini sendiri memiliki letak di Ujung Barat Daya dari Pulau Bali dan telah berdiri atas anjungan batu karang yang sangat tinggi. Pura ini sendiri berbatasan langsung dengan adanya laut. Puranya sendiri menjadi jenis dari Pura Sad Kahyangan yang mampu dipercaya sebagai Penyangga dari 9 mata Angin oleh masyarakat Hindu di Bali. lokasinya sendiri ada di Desa pecatu, tepatnya di Kecamatan Kuta yakni Badung – Bali. 

Selain dikarenakan memiliki keunikan pura dan kekayaan dari Budayanya, Lokasi ini sendiri sudah menjadi yang paling populer dikarenakan dibawahnya terdapat pantai Pecatu yang kaya akan ombak besar dan sering sekali dijadikan sebagai syut lokasi Selancar Surfing kelas Profesional atau Kelas Dunia. Selain itu, dari para pengunjungnya juga bisa dimanjakan oleh pemandangan alam di atas tebing yang langsung saja berbatasan dengan lautan. 

 

Kota Medan Terdapat Istana Maimun

Sedikitnya melipir ke Medan yuk, disana terdapat sebuah istana peninggalan dari Kerajaan Islam yang ada di Indonesia. Istana Maimun ini menjadi sebuah Istana Kesultanan Deliyang yang mana, masih menjadi sebuah Ikon bagi Kota Medan di Sumatera Utara.  Istana ini telah didesain oleh Arsitektur Italia serta dibangun langsung oleh Sultan Deli – Sultan Mahmud Al Rasyid pada tahun 1891 M. luas dari Bangunannya sebesar 2.772 meter persegi. Didalamnya terdiri dari 30 ruangan yakni dari 2 lantai dan memiliki 3 bagian yakni : pada bagian Induk, pada bagian Sayap Kiri dan pada bagian Sayap Kanan. Tempat ini bisa dikatakan menjadi tempat wisata edukasi paling populer yang mengajari anak perihal budaya Indonesia dan masih memadu padankan interior warisan kebudayaan Melayu dengan gaya Islam – Gaya Spanyol – Gaya India dan ada juga Gaya Italia. 

 

Aceh Menjadi Pemberhentian Terakhir 

Masjid Raya Baiturrahman – menjadi salah satu tempat wisata budaya yang kaya akan Religi dan keagamaan yang kuat. Memang benar, jika berbicara mengenai Religi maka daerah Acehlah yang paling kental akan keagamaan. Pasalnya, Mayoritas orang-orang yang tinggal di sana adalah Islam. Dan salah satu wisata Religi paling terkenal disana dan bisa dikunjungi yakni Masjid Raya Baiturrahman di Kota Aceh. 

Nyatanya ini adalah Masjid dari Kesultanan Aceh yang telah lama di bangun (1022) M oleh sang “ Sultan Iskandar Muda Mahkota Alam “. Bisa dikatakan ini menjadi Miniatur dari Taj Mahal, lalu lokasinya sendiri berada di Jantung Ibukota yakni di Banda Aceh. sebagai tempat yang memiliki sejarah kuat, rupanya Masjid Raya Baiturrahman ini sudah lama dijadikan tempat wisata untuk mengenal kebudayaan yang ada di sana serta ingin melihat keindahan dari Arsitektur pada bangunannya. Dan yang maha dahsyatnya adalah Masjid Raya Baiturrahman ini menjadi saksi Bisu Bencana Dahsyat Tsunami Aceh yang sudah memporak porandakan Aceh sejak tahun 2004 silam, dan hanya Masjid ini saja yang masih berdiri tegak hingga kini.